Repost..
Setiap manusia pasti tidak akan pernah merasa puas atas apa yang mereka miliki, kepuasan itu akan terasa jika manusia bisa belajar mensyukuri segala nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya. Jujur, Aku pun begitu, tidak pernah puas dengan semua yang aku miliki. Selalu merasa kurang, selalu merasa menjadi seseorang yang paling menderita dengan segala masalah dan cobaan yang ada.
Seperti biasa, pagi ini aku sudah berada kantor untuk menjalani aktivitas seperti hari-hari sebelumnya. Dan seperti biasa, setelah memasuki gerbang kantor tempat yang aku tuju adalah pos security, untuk mengambil absen pagi, selsesai dan langsung menuju parkiran dibelakang gedung ini. Sungguh dalam benakku pagi ini masih sama seperti sebelumnya, masih belajar bersyukur dan belum dapat menerapkan sepenuhnya. Saat hendak meninggalkan parkiran, dari arah masuk terlihat Pak dee, yhaa.. begitu aku biasa menyapanya..
Pak Dee adalah bagian dari kami, beliau adalah salah satu karyawan di kantor tempatku bekerja. Beliau adalah sosok Orangtua bagiku, selain umurnya yang sebaya dengan ayahku, beliau juga sering membuat ku tertawa dengan segala guyonannya. Pagi ini pak dee datang dan menuju parkiran untuk memarkirkan motor buntutnya. Subhanallah, sungguh hina hambamu ini Ya Allah, yang tidak pernah bersyukur atas segala nikmat mu yang Engkau berikan. Pak dee dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, dengan segala usahanya untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya yang berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu, hingga saat ini hanya memiliki motor buntut itu. Entah itu disengaja karna beliau teramat mencintai benda itu, atau memang karna beliau tak punya daya untuk menggantinya dengan yang baru. Entahlah, hanya beliau dan Allah lah yang tau.
Namun, dari pertemuan dengan Pak Dee pagi ini, dapat aku rasakan hikmahnya. Betapa manusia itu harus mensyukuri atas segala yang diberikan Allah kepadanya. Jikapun itu menyakitkan, jikapun itu terasa kurang, tetepalah bersyukur. Karna Allah telah menentukan nasib setiap manusia. Dan jika rasa syukur dapat kita tanamkan dalam diri, maka tak akan ada asa iri, dengki, penyesalan, rasa sedih karna kekurangan, keterpurukan karna cobaan, dan segala bentuk dari kekecewaan pastinya tidak akan menjadi masalah besar untuk manusia itu sendiri. Ingatlah, Allah tidak pernah menguji umatnya diluar batas kemampuan masing-masing umatnya.
tetap semangat, lakukan yang terbaik untuk hidup yang hanya satu kali ini..dan syukuri segala yang ada. Ikhlas, Berusaha, dan berdo’a.. Dapat dibayangkan indahnya hidup ini dengan menjadi manusia yang bersyukur..
No comments:
Post a Comment