My first flight..
25 November 2012
Jakarta menuju Sorong , ETD 01.10
Jakarta menuju Sorong , ETD 01.10
Penerbangan pertama ku menuju Sorong, memang sedikit gugup , namun menyenangkan ketika membayangkan berada di pesawat dengan memberi pelayanan yang baik bagi penumpang. Aku berjalan menuju pesawat yang sudah parkir di terminal 1 B, berjalan beriringan bersama satu orang rekan kerja ku, dan satu orang instruktur yang akan menjadi pendamping penerbangan pertama ku ini, dalam istilah kami “guiding pra pengecekan”. Setiba di pesawat, aku berkenalan dengan crew aktif, untuk kemudian melakukan tugas sesuai dengan arahan instruktur.
Inflight…
Pada saat lampu tanda kenakan sabuk pengaman dipadamkan, aku bergegas menuju kabin bagian belakang untuk membantu persiapan service makanan pada penumpang. Aku melakukannya dengan senang hati, sungguh saat itu lah yang aku tunggu-tunggu sejak dua tahun terakhir. Berjalan di tengah kabin, membagikan makanan, serta menawarkan minuman pada penumpangku yang berbeda-beda watak dan daerah asal nya. Sungguh , aku bahagia.
Pada saat lampu tanda kenakan sabuk pengaman dipadamkan, aku bergegas menuju kabin bagian belakang untuk membantu persiapan service makanan pada penumpang. Aku melakukannya dengan senang hati, sungguh saat itu lah yang aku tunggu-tunggu sejak dua tahun terakhir. Berjalan di tengah kabin, membagikan makanan, serta menawarkan minuman pada penumpangku yang berbeda-beda watak dan daerah asal nya. Sungguh , aku bahagia.
Setelah pembagian makanan selesai, aku dan crew lain nya pun duduk , standby di kabin depan serta kabin belakang, dan pada saat itu penumpang kami tengah tertidur lelap, karna memang waktu menunjukkan pukul 02.15 dini hari. Setiap 15 menit sekali aku atau rekan ku bergantian mengecek penumpang, kalau-kalau ada yang membutuhkan kami.
Lampu pesawat dalam keadaan redup, penumpang terlelap dalam tidur mereka, aku berjalan dari kabin belakang menuju kabin bagian depan, sambil melirik kiri dan kanan, mengecek keadaan penumpang. Dari 100 lebih penumpang, hanya ada dua lampu baca yang menyala, di row 18 A dan C, yang tidak lain adalah warga negara asing, kelihatannya berasal dari inggris, dan satu nya lagi berasal dari jepang. Mereka adalah sepasang kekasih atau sepasang suami istri, entahlah. Namun yang aku lihat , mereka berkomunikasi satu sama lain, dan keduanya memegang buku .. Ya, mereka sedang membaca.. Terlintas di benakku “ohh, itu lah beda orang indonesia dan warga negara asing, kita lebih memilih tidur bahkan ngorok, sementara mereka menghabiskan waktu dengan membaca, menambah pengetahuan”.
Kemudian aku melangkah ke row selanjutnya, memang semua penumpang tertidur lelap, bahkan ada beberapa dari mereka yang mencari seat yang kosong, untuk kemudian tidur disana seolah 3 seat kosong itu adalah kamar pribadi nya. Mmhhh, hal ini benar-benar biasa, namun menarik untuk dijadikan bahan pemikiran.
Kemudian aku melangkah ke row selanjutnya, memang semua penumpang tertidur lelap, bahkan ada beberapa dari mereka yang mencari seat yang kosong, untuk kemudian tidur disana seolah 3 seat kosong itu adalah kamar pribadi nya. Mmhhh, hal ini benar-benar biasa, namun menarik untuk dijadikan bahan pemikiran.
No comments:
Post a Comment